RSS Subscribe

Minggu, 28 November 2010

Praktikum Linux Modul IV

PRAKTIKUM LINUX MODUL IV

TRANSFER DATA




Disusun oleh :

Andika Arif Fauzi
123090179
Plug 11

Asisten : I Putu Jistha M


Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri

Universitas Pembangunan Nasional [“Veteran”] Yogyakarta

2010


BAB I

DASAR TEORI

A. Secure Shell (SSH)

Pada dunia komputer, secure shell atau SSH adalah protokol standar yang membentuk jalur yang aman pada komunikasi antar komputer. SSH menggunakan teknik enkripsi public key pada sistem authentikasi pengguna untuk mengakses komputer yang lain. SSH memberikan sistem enkripsi pada jalur yang digunakan, sehingga memberikan tingkat keamanan data yang tinggi.

SSH biasa digunakan untuk melakukan remote login dan menjalankan perintah pada komputer remote, tetapi SSH juga dapat digunakan sebagai tunnel jaringan, melakukan penerusan pada port TCP, dan koneksi X11. Selain itu dapat juga digunakan untuk mentransfer suatu file dengan protokol SFTP atau SCP. SSH server bekerja pada port 22.

· Sejarah SSH

Pada tahun 1995, Tatu Ylonen, peneliti dari Helsinki University of Technology, Finlandia, mendesign suatu protokol keamanan yang bisa mengamankan dari teknik password sniffing. Keberhasilan SSH menggantikan protokol rlogin, TELNET, dan rsh. Dimana protokol-protokol tersebut tidak memberikan fasilitas keamanan authentikasi dan kerahasiaan data.

Ylonen mempublikasikan protokol ini secara freeware pada juli 1995. Pada Desember 1995, Ylonen mendirikan SSH Communications Security yang digunakan untuk memasarkan dan mendevelop SSH, dan SSH berkembang menjadi protokol proprietary.

Pada 1996, SSH-1 mengalami revisi menjadi SSH-2 dengan menggunakan algoritma yang lebih aman.

Pada tahun 1999, beberapa komunitas menginginkan adanya versi SSH yang berbasis open source, sehingga dibentuk yang namanya OpenSSH.

· Penggunaan SSH

SSH banyak digunakan untuk :

- Dengan SSH client yang digunakan untuk pengontrolan server secara jarak jauh.

- Dengan kombinasi SFTP dapat melakukan transfer file

- Dengan kombinasi rsync dapat digunakan sebagai mirror, backup

- Dengan kombinasi SCP digunakan untuk aplikasi rcp dengan kemampuan keamanan data

- Penerus Port atau tunneling

B. Protokol Transfer File

Protokol TCP/IP memiliki beberapa aplikasi, terutama yang berhubungan dengan memodifikasi file. Ada 2 mekanisme untuk melakukan transfer file, mekanisme yang pertama melakukan pengiriman file dari komputer lain ke komputer lokal, dan mekanisme yang lain adalah menggunakan mekanisme file sistem, dimana ada suatu mekanisme yang memperbolehkan suatu pengguna untuk melakukan perubahan terhadap file yang berada di komputer yang lain.

Contoh protokol yang menggunakan mekanisme pertama adalah FTP dan TFTP,

sedangkan yang menggunakan mekanisme kedua adalah NFS.

· File Transfer Protocol (FTP)

FTP merupakan protokol standar dengan STD nomer 9. Dijelaskan pada RFC 959 – File Transfer Protocol (FTP) dan diupdate dengan RFC 2228 – FTP security extention. Melakukan duplikat file dari komputer yang satu dengan komputer yang lain dengan dapat dilakukan 2 arah. Client dapat mengirim file menuju ke server atau dapat meminta suatu file dari server.

Untuk mengakses file di server, pengguna diharuskan untuk mengidentifikasikan dirinya terlebih dahulu. Dan server akan melakukan proses authentikasi untuk pengguna tersebut. FTP menggunakan koneksi berbasis connection-oriented, sehingga dari kedua sisi harus memiliki koneksi TCP/IP.

· Sekilas Tentang FTP

FTP menggunakan TCP sebagai protokol transport. FTP server menerima koneksi pada port 20 dan 21. Diperlukan 2 koneksi, yaitu untuk login dengan menggunakan protokol TELNET, dan yang satunya digunakan untuk transfer file.

Pada kedua sisi jaringan, aplikasi FTP dilengkapi dengan protocol interpreter (PI), data transfer process (DTP), dan tampilan antar muka.

Sehingga prinsip kerja protokol FTP adalah, user interface melakukan perintah melalui PI dan dilanjutkan ke sisi server. Untuk melakukan transfer file PI memberikan perintah kepada DTP untuk mengirimkan file.

· Operasional FTP

Ketika melakukan FTP, pengguna akan melakukan beberapa atau semua operasional

yang ada, yaitu :

- Melakukan koneksi ke host lain

o Dengan perintah Open dan memasukkan user dan password dengan

perintah User dan Pass.

- Memilah direktori

o Dengan perintah cd dan menunjuk ke direktori yang dituju

- Melihat list dari file

o Dengan perintah dir atau ls

- Memilih cara transfer file

o Dengan perintah bin atau ascii

- Mentransfer file

o Dengan perintah get untuk mengambil file, mget untuk mengambil file

dengan jumlah lebih dari 1, put¸mengirim file, dan mput mengirim file

dengan jumlah lebih dari 1.

- Menggunakan mode passive

o Dengan perintah passive client yang berada di balik firewall dapat

melakukan FTP seolah-olah berasal dari luar firewall.

- Menutup koneksi

o Dengan perintah quit, bye, atau logout

· Skenario FTP

User akan mengakses server dengan nama host01, dimana pada host tersebut pengguna terdaftar sebagai usernama cms01 dengan password cmspw. Kemudian user tersebut akan memilah direktori dan memilih jenis mode transfer yang akan dipakai. Direktori yang dipakai adalah 191 dan mode yang digunakan FIXrecfm80. Kemudian pengguna mengirim file dengan perintah PUT. Nama file yang dikirim adalah file01.tst. Dan terakhir menutup koneksi dengan perintah QUIT.


BAB II

TUGAS DAN LAPORAN

3. Bagaimana cara membuat dan menampilkan pesan/banner pd wktu login ke ssh server?

vim /etc/ssh/sshd_config

4. Bagaimana cara login ke ssh server menggunakan user login yang berbeda?

ssh username@IP_login_beda

ssh andika@192.168.123.XX

5. Bagaimana cara mengirimkan (upload) suatu file lokal kedalam directory tertentu pada host yang berlainan menggunakan SCP?

scp /home/student/andika.txt student@192.168.133.XX/home/student

6. Bagaimana cara download file pada suatu direktori yang berlainan host menggunakan SCP?

scp namauser1@namahost1:/direktori/file namauser2@namahost2:direktori/file


BAB III

KESIMPULAN


SSH biasa digunakan untuk melakukan remote login dan menjalankan perintah padakomputer remote, tetapi SSH juga dapat digunakan sebagai tunnel jaringan, melakukan penerusan pada port TCP, dan koneksi X11.

Protokol TCP/IP memiliki beberapa aplikasi, terutama yang berhubungan dengan memodifikasi file. Ada 2 mekanisme untuk melakukan transfer file, mekanisme yang pertama melakukan pengiriman file dari komputer lain ke komputer lokal, dan mekanisme yang lain adalah menggunakan mekanisme file sistem, dimana ada suatu mekanisme yang memperbolehkan suatu pengguna untuk melakukan perubahan terhadap file yang berada di komputer yang lain.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes